1. pompa air dengan pedal sepeda
2 pemanfaatan kardus menjadi barang berguna, seperti kotak tisu, kotak cd, n dll
... nah,,, dlm ksempatan ni... ana hnya membahas pompa air ja, utk pemanfaatan kardus tunggu info selanjutnya,, berikut sekilas pandang profil pompa airny, stelah wawancara dgn penemuny,,:
INOVASI said ialah:
·
Kurang efektifnya
pemompaan air sumur dengan cara manual namun menggunakan engkolan tangan;
·
Adanya
suatu alat yang tradisional, yaitu alat pemompa air yang di gunakan untuk
memompa air apabila suatu sampan atau perahu mengalami kebocoran;
·
Terinspirasi
dari cara kerja suatu alat suntik yang digunakan oleh dokter;
·
Adanya
suatu sistem kerja yang padu dari sepeda yang menggunakan odong-odong sebagai
permainan anak-anak;
·
Adanya
bentuk sepeda zaman dahulu yang menggunakan roda besar di depannya;
·
Melihat
uniknya bentuk bambu yang dapat digunakan sebagai pengganti pipa. Apalagi bambu
memiliki konsep minimalis maupun natural.
Dewasa ini,
air sumur atau air bcocr pada perahu nelayan dapat disedot atau ditarik dengan
menggunakan pompa air,kerekan atau timba air yang menggunakan mesin dan juga
tenaga manusia yaitu tangan sebagai alat untuk memompa air. Alat pemompa air
merupakan kebutuhan yang sangat penting bagi kehidupan masyarakat untuk
kebutuhan rumah tangga.
Semakin
sulitnya untuk mendapatkan mesin-mesin pemompa air di perdesaan, khususnya
daerah yang sangat terpencil mengharuskan kita untuk mencari alternatif yang
bersifat terbarukan dan ramah lingkungan. Dalam kajian ini dibahas tentang
pemompa air tenaga gerak terutama tenaga manusia. Salah satu alternatifnya
yaitu menggunakan pedal sepeda yang mengguanakan tenaga kaki untuk memompa air
sebagai subsitusi mesin-mesin pemompa air yang sudah ada. Sebagimana kita
ketahui tenaga kaki lebih kuat daripada tenaga tangan, apalagi jika di
hubungkan ke pedal sepeda.
Hal ini
selaras dengan mahalnya mesin pemompa air dan mulai gencar-gencarnya
penghematan listrik dan demi kelestarian alam serta kesehatan masyarakat maka
penggunaan alat pemompa air dengan pedal sepeda ini sangat membantu semua
permasalahan masyarakat tersebut, sehingga alternatif inilah yang menjadi
pemikiran saya agar dapat digunakan oleh masyarakat-masyarakat khususnya
dilingkungan perdesaan yang aplikasinya tidak begitu rumit. Yaitu dengan satu
unit alat pemompa air dengan menggunakan pedal sepeda bisa digunakan oleh
beberapa anggota keluarga misalnya 4 orang dalam satu keluarga, yaitu dengan 1
jam berolahraga sudah cukup berkeringat denganterus mengkayuh sepeda.
nah akhirnya
Didasari
aspek-aspek tersebut, alat ini perlu dikembangkan di Indonesia melalui
sosialisasi terhadap masyarakat agar dapat dimanfaatkan secara efisien.
Pada
prinsipnya alat pemompa air ini dapat dibuat dengan bahan yang sangat sederhana
ini murah dan mudah di dapat di pedesaan. Dan dengan teknologi yang sangat
sederhana ini mudah-mudahan masyarakat dapat membuat sendiri tanpa harus
membeli mesin pemompa air yang relatif mahal.
Semoga
dengan teknologi sederhana ini masyarakat pedesaan dapat terbantu dalam hal
biaya pembelian mesin pompa air untuk keperluan rumah tangga. Dan harapan kami
pengguna teknologi ini dapat meneliti lebih lanjut demi kesempurnaan dan lebih
menguntungkan.
